Pages

Sabtu, 25 September 2010

kumaknai

Tertulis lagi...
Tentang hidupku, yang kadang tak pernah kumengerti akan bermuara dimana,
Satu cerita lama tlah usai, berganti baru. Lagi, lagi, dan lagi....
Hummmm.. mungkin memang ini yang disebut hidup adalah perjuangan
Setiap langkah, selalu ada tembok yang harus kamu runtuhkan...

Satu tembok terlewati, satu lagi harus kau tembus kembali.
Hidup..
Bagaimana kau memaknai sebuah hidup?
Mungkin terlalu banyak definisi yang bisa memaknai dia,
Tapi ku memaknai dia dengan sederhana
Hidup adalah untuk mati, itu saja.
Tiga lapis alam, dan hidup hanya setitik dari ketiga itu..
Setitik namun sangat menentukkan diperjalannmu di kedua lapis alam berikutnya.
Lalu,,,apa yang telah kau dapatkan dari hidup, untuk menuju ke dua lapis alam itu.
Subhanallah.. semoga aku tlah mendapat bekalku untuk disana...
Tak kan ku sia siakan waktuku.

-120910-

permintaan hati

Terhenti sejenak dari langkah yang terasa melelahkan,
Rebahkan diri di sudut maya , sesaat tersingkir dari dunia nyata,
Hempaskan nafas, telusuri setiap relung yang terasa.
Mencoba mengerti permintaan hati,
Apa yang dirasa, di ingin, dan di cita
yang sempat terhilang karna nyata..
ternyata masih indah, dan sangat masih indah...
di sana, masih di tempat yang sama...

tersentak karna nyata,
mencoba berdiri dan mulai melangkah lagi,.
Karna hidup ini tak kan selamanya terhenti disini,

Satu harapan yang ada..biarlah tetap di sana, di saat ku ingin berhenti sejenak dan mencoba merasakan apa yang telah tersingkirkan oleh nyata. Karna perjalanan ini sungguh melelahkan.

-mencoba mengerti permintaan hati-

Untuk Nya

Tak hentinya ku teteskan air lara dan sesal di setiap sudut sujudku,
Disetiap ucap takbirku,
Disetiap getar relungku..

Ku sebut Nya...
Semoga hanya untukNya..
Hanya untuknya.
03/08/10

tentang dia

Lihat disana....
Dia berdiri tegap dengan indahnya...
Sempat dia menyapa, bahkan menyentuhku dengan batas pandangnya.
Indah memang indah...
Tenang yang ada...

Namun karna indahnya...
Begitu banyak warna disana.
Yang mungkin tak pernah kukenal warna apa mereka.
Satu demi satu ku lihat warna itu
Setiap kukenal, kadang semakin terlihat indah dia
Namun bahkan terkadang terlalu asing warna itu...
Dan aku takut tak bisa mengenali dan mengartikan warna itu..
Warna tetap warna, tak kan bisa terlepas dari indahnya.
Dan aku harus menerimanya,
Atau harus meningggalkannya, karena warna itu terlalu indah buat ku..

Takut terlalu jauh mengenali warnanya,, namun tak bisa menjadi bagian dari warna itu yang mebuatnya semakin indah.

Tetap saj Allah maha kuasa

-060810-

menampik rasa

Bukan terkadang...
Namun memang lelah....

Ingin menertawakan keadaan yang sebenarnnya memang ingin kutangisi,
Lagi lagi tentang rasa.. omong kosong dengan rasa
Tak pernah kudapat kebenaran dan kepastian akannya.
Memang benar mungkin adanya, pikiran harus diatas rasa.

Lelah, menitih jalan ini..
Mungkin jenuh, bahkan penat...
Fajar tadi rasa begitu indah, namun senja ini dia begitu menyakitkan...

Resiko bermain rasa..
Tetap harus kutampik rasa itu, karna tak ada pasti yang kudapat.
Hanya kadang indah sesaat, tapi tetap ujung luka.

Biar kujalankan jiwa ini dengan pikir dan hanya pikir,
Tanpa ada kata rasa disana.
Karna susah cukup lelah ku melayani rasa.

Namun,,, bagaimana kalau rasa adalah fitrah manusia dari Tuhan yang harus dilalui dan dimiliki..


-menampik rasa (lagi)-
060810

asa

Apa yang kusebut asa.
Mungkin harapan tentang suatu hal.
Apa manusia msh punya hak akan itu,
Padahal smua yg terjadi pada hambanya semua sudah ada di tangann Nya,
Namun aku masih percaya, Allah Maha mendengar doa hambanya
Itu saja.
-080810-

Minggu, 19 September 2010

........

..............................,
...............................,
...............................,
just say it, and do the best.