Bukan terkadang...
Namun memang lelah....
Ingin menertawakan keadaan yang sebenarnnya memang ingin kutangisi,
Lagi lagi tentang rasa.. omong kosong dengan rasa
Tak pernah kudapat kebenaran dan kepastian akannya.
Memang benar mungkin adanya, pikiran harus diatas rasa.
Lelah, menitih jalan ini..
Mungkin jenuh, bahkan penat...
Fajar tadi rasa begitu indah, namun senja ini dia begitu menyakitkan...
Resiko bermain rasa..
Tetap harus kutampik rasa itu, karna tak ada pasti yang kudapat.
Hanya kadang indah sesaat, tapi tetap ujung luka.
Biar kujalankan jiwa ini dengan pikir dan hanya pikir,
Tanpa ada kata rasa disana.
Karna susah cukup lelah ku melayani rasa.
Namun,,, bagaimana kalau rasa adalah fitrah manusia dari Tuhan yang harus dilalui dan dimiliki..
-menampik rasa (lagi)-
060810

0 komentar:
Posting Komentar